
Sejak kabar mutasi Kepala MIN 1 Kebumen, Hj. Widyastuti, S.Pd., M.Pd., diumumkan pada 2 Juli 2026, suasana di lingkungan madrasah perlahan berubah. Mendung seakan menggelayut di setiap sudut madrasah. Bukan karena cuaca semata, melainkan karena kabar yang tak pernah benar-benar siap diterima oleh keluarga besar MIN 1 Kebumen.
Selama hampir 20 hari menjelang serah terima jabatan, wajah-wajah sendu begitu mudah ditemui. Di ruang guru, di halaman madrasah, hingga di sela-sela aktivitas belajar mengajar, percakapan tentang kepindahan sosok yang telah mengabdi selama 35 tahun itu selalu berujung pada rasa kehilangan. Ada banyak kata yang ingin diucapkan, banyak kenangan yang ingin dikenang, dan begitu banyak ungkapan terima kasih yang terasa belum cukup terwakili.
Hj. Widyastuti bukan sekadar seorang kepala madrasah. Bagi banyak guru dan tenaga kependidikan, beliau adalah sosok ibu, sahabat berdiskusi, sekaligus pemimpin yang mengayomi. Bagi para peserta didik, beliau adalah figur yang akrab menyapa, memberi semangat, dan selalu hadir dalam setiap pencapaian mereka. Karena itu, kabar mutasi tersebut menghadirkan kesedihan yang begitu nyata di tengah keluarga besar MIN 1 Kebumen.
Berbagai prosesi kekeluargaan pun digelar sebagai bentuk penghormatan atas jejak pengabdian panjang beliau. Pada 19 Juli 2026, keluarga besar MIN 1 Kebumen mengadakan acara perpisahan bersama guru dan tenaga kependidikan di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Suasana hangat penuh canda berubah menjadi haru ketika perwakilan menyampaikan pernyataan kesan dan kenangan selama mendampingi kepemimpinan Hj. Widyastuti.
Sehari kemudian, 20 Juli 2026, giliran para peserta didik menyampaikan salam perpisahan dalam apel khusus di Lapangan Gedung Barat MIN 1 Kebumen. Sesi salim satu-persatu murid kepada guru sekaligus kepala madrasah yang mereka cintai menjadi pemandangan yang sulit dilupakan. Perpisahan itu bukan sekadar pergantian pemimpin, tetapi perpisahan dengan sosok yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan mereka di madrasah.
Pada 21 Juli 2026, rombongan guru dan tenaga kependidikan turut mengantarkan Hj. Widyastuti menghadiri serah terima jabatan di MIN 4 Kebumen, tempat beliau mengemban amanah yang baru. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa ikatan kekeluargaan yang terjalin selama puluhan tahun tidak berhenti hanya karena perpindahan tempat tugas.
Puncak rangkaian tersebut berlangsung pada 22 Juli 2026, ketika MIN 1 Kebumen secara resmi melaksanakan serah terima jabatan kepada Khamdan Asyfahani, S.Ag., M.Pd. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh optimisme menyambut estafet perjuangan kepemimpinan baru.
Momen yang menggetarkan terjadi pada sore hari selepas acara sertijab. Sekitar pukul 16.30 WIB, Hj. Widyastuti melangkahkan kaki keluar dari ruang Kepala MIN 1 Kebumen untuk terakhir kalinya sebagai kepala madrasah. Langkah yang terhenti beberapa kali yang berat bukan hanya bagi beliau, tetapi juga bagi guru dan tenaga kependidikan.
Peluk demi peluk menghapus sekat antara atasan dan bawahan. Tangis yang selama ini berusaha ditahan akhirnya pecah. Beberapa guru tak kuasa membendung air mata ketika mengantar sosok yang telah membersamai perjalanan madrasah selama tiga setengah dekade itu meninggalkan ruang yang selama lima tahun terakhir menjadi pusat lahirnya berbagai gagasan, inovasi, dan prestasi.
Tak ada kata perpisahan yang benar-benar mampu menggambarkan suasana sore itu. Yang ada hanyalah doa-doa terbaik yang mengiringi langkah Hj. Widyastuti menuju tempat pengabdian yang baru, disertai harapan agar tali silaturahmi keluarga besar MIN 1 Kebumen akan tetap terjalin erat. Sebab, sebagaimana yang beliau ungkapkan dalam sambutannya, perpindahan ini bukanlah akhir dari sebuah kebersamaan, melainkan awal dari pengabdian di tempat yang berbeda.
Selamat Mengemban Amanah Baru, Ibu Hj. Widyastuti
Selamat dan sukses kepada Hj. Widyastuti, S.Pd., M.Pd. atas amanah baru sebagai Kepala MIN 4 Kebumen.
Terima kasih atas 35 tahun pengabdian yang telah Ibu persembahkan untuk MIN 1 Kebumen. Berbagai capaian, inovasi, serta prestasi yang diraih madrasah menjadi jejak yang akan terus dikenang dan dilanjutkan oleh generasi berikutnya. Lebih dari itu, keteladanan, ketulusan, dan semangat kebersamaan yang Ibu tanamkan telah menjadi bagian dari budaya MIN 1 Kebumen.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian di tempat yang baru. Semoga pengalaman, dedikasi, dan kepemimpinan Ibu kembali menghadirkan kemajuan bagi MIN 4 Kebumen serta menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
MIN 1 Kebumen akan selalu menjadi rumah yang menyimpan jejak pengabdian Ibu, sementara doa dan rasa hormat keluarga besar madrasah akan senantiasa mengiringi setiap langkah. Selamat bertugas, semoga Allah SWT selalu membersamai setiap ikhtiar dan pengabdian Ibu.DH





