
GEMEKSEKTI, KEBUMEN — Semangat merah putih berkibar gagah di halaman MIN 1 Kebumen saat seluruh keluarga besar madrasah memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Dengan penuh khidmat namun energik, para guru, tenaga kependidikan, peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6, serta asatiz Madin bersatu mengenakan aneka seragam adat dan kostum profesi yang unik.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kusen, M.Pd., membakar semangat seluruh peserta sejak awal amanatnya melalui salam dan seruan kemerdekaan yang membahana.
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh! Lebih keras lagi! Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh!” seru Kusen, M.Pd., yang langsung disambut sahutan riuh dari para siswa. “Mana MERDEKA?! Tangannya di atas semua, MERDEKA?!”
“MERDEKA!” pekik ratusan siswa serempak sambil mengepalkan tangan ke udara.
Dalam pembukaannya, ia mengajak seluruh warga madrasah mengucapkan rasa syukur (Alhamdulillahirabbil ‘alamin) atas nikmat sehat dan kemerdekaan. Ia mengingatkan betapa beratnya perjuangan para pahlawan di masa lalu yang mempertaruhkan jiwa, raga, dan nyawa.
“Hari ini kita telah menikmati kemerdekaan hasil perjuangan para pejuang yang dulu berjuang dengan segenap jiwa, raga, bahkan nyawa. Kita bisa bayangkan dulu bagaimana mengibarkan bendera dengan diawasi oleh tentara Jepang, hingga kita bisa mendeklarasikan proklamasi pada 17 Agustus 1945,” ungkapnya.
Kusen, M.Pd., menegaskan bahwa generasi saat ini tidak lagi dituntut bertempur di medan perang, melainkan mengisi kemerdekaan melalui karya, disiplin, dan prestasi.
“Tugas kita bukan lagi mengangkat senjata, tetapi mengangkat prestasi, akhlak mulia, dan semangat gotong royong untuk membangun Indonesia yang semakin maju agar perjuangan para pahlawan tidak sia-sia,” tegasnya.
Melihat keanekaragaman busana yang dikenakan para murid, Kusen menyebutnya sebagai simbol Kebhinekaan Indonesia yang tetap satu tujuan. Suasana semakin cair saat ia berdialog langsung menanyakan cita-cita para siswa, mulai dari yang ingin menjadi dokter, polisi, guru, hingga profesi modern.
“Siapa yang di sini profesinya kepengin jadi dokter? Siapa yang kepengin jadi polisi? Siapa yang kepengin jadi YouTuber?” tanya pembina upacara. Gemuruh suara siswa terdengar paling nyaring saat menyebut profesi YouTuber. “Oh, paling banyak YouTuber ya,” candanya disambut tawa peserta.
Kusen menekankan bahwa kunci menggapai semua cita-cita tersebut adalah dengan belajar sungguh-sungguh serta menolak segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan madrasah.
“Sebagai seorang pelajar, bagaimana cara mengisi kemerdekaan agar cita-cita dapat tercapai? Belajar dengan sungguh-sungguh! Tidak boleh saling mem- bully satu sama lain. Di sekolahan harus akrab dan bersatu,” pesannya.
Penyerahan Medali Olimpiade Sains Madrasah 2026
Momen upacara ini juga menjadi ajang apresiasi atas prestasi membanggakan para siswa MIN 1 Kebumen. Pembina upacara menyerahkan penghargaan dan medali Olimpiade Sains Madrasah 2026 kepada para pemenang:
-
Fathma Azzahro – Medali Perak IPS
-
Athullah Tsaqib Nurul Qolbi – Medali Perunggu IPA
-
Dzakira Talita Ayunda – Medali Perunggu IPA
Penyerahan medali ini disambut tepuk tangan riuh dari seluruh peserta upacara sebagai bentuk rasa bangga atas dedikasi para siswa dalam meraih prestasi.
Karnaval Kebangsaan dan Atraksi Drum Band Gema Insani
Sesaat setelah selesai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI, halaman madrasah langsung berubah menjadi panggung kebhinekaan yang meriah melalui kegiatan karnaval dan jalan sehat. Mengambil titik start di lingkungan madrasah, barisan peserta karnaval yang terdiri dari para murid dan guru menyusuri rute keliling sekitar Desa Gemeksekti, Kecamatan/Kabupaten Kebumen.
Sebelum melepaskan rombongan, Kusen mengimbau agar para peserta tetap gembira namun menjaga ketertiban umum. “Gembira tapi harus tertib, jangan mengganggu pengguna jalan lain dan jangan merusak lingkungan yang dilewati,” tuturnya.
Sepanjang perjalanan, suasana terasa sangat meriah karena para peserta tampil memesona mengenakan beragam pakaian adat tradisional dari berbagai penjuru nusantara serta aneka ragam seragam profesi impian seperti dokter, polisi, tentara, guru, petani, hingga pemadam kebakaran. Seluruh peserta tampak sangat antusias, ceria, dan penuh semangat memeriahkan hari kemerdekaan. Antusiasme warga desa juga terlihat jelas di sepanjang rute saat melambaikan tangan dan mengabadikan momen.
Kemegahan parade makin bergelora berkat penampilan Drum Band Gema Insani MIN 1 Kebumen di barisan terdepan. Dentuman bass, irama snare, dan gemuruh musik tiup mengalun penuh semangat, mengiringi langkah peserta sekaligus menjadi simbol kekompakan dan disiplin khas MIN 1 Kebumen.
Dukungan dan Apresiasi Kepala Madrasah
Kepala MIN 1 Kebumen, Khamdan Asyfahaani, M.Pd.I., memberikan dukungan penuh serta sambutan hangat atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam atas tingginya antusiasme, semangat, kerja sama, serta sinergi yang luar biasa dari berbagai pihak.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas antusiasme, semangat, kerja sama, dan sinergi yang terjalin dengan baik antara Guru dan Tenaga Kependidikan, para murid tercinta, orang tua wali murid, serta pihak Pemerintah Desa Gemeksekti atas seluruh support yang diberikan,” ungkap Khamdan Asyfahaani.
Khamdan menambahkan bahwa tujuan dan manfaat dari rangkaian kegiatan ini meliputi:
-
Menanamkan Jiwa Nasionalisme: Memupuk rasa cinta tanah air dan penghargaan terhadap sejarah perjuangan bangsa sejak usia dini bagi para peserta didik.
-
Melestarikan Budaya Bangsa: Memperkenalkan dan menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan pakaian adat tradisional nusantara kepada generasi muda.
-
Mempererat Silaturahim dan Sinergi: Membangun kebersamaan dan kerja sama yang erat antara pihak madrasah, orang tua, dan masyarakat sekitar melalui Pemerintah Desa Gemeksekti.
-
Menumbuhkan Kreativitas dan Kepercayaan Diri: Memberikan wadah positif bagi siswa untuk mengekspresikan diri secara gembira dalam balutan semangat kemerdekaan.
Peringatan HUT ke-81 RI ini tidak hanya menjadi seremoni berkala, tetapi menjadi bukti nyata bahwa keluarga besar MIN 1 Kebumen terus menghidupkan api semangat kemerdekaan dalam setiap langkah menuju Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.HDF





