
Kebumen, 27 Juli 2026 – Upacara bendera yang dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026, di Gedung Barat berlangsung dengan tertib dan khidmat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VI A, VI B, VI C, VI D, serta kelas IV D. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh disiplin dan semangat.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Dwi Kurniawan Isnen. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh peserta didik untuk menumbuhkan semangat belajar dan menjadikan ilmu sebagai bekal utama dalam menjalani kehidupan. Menurut beliau, ilmu tidak hanya membuka jalan menuju kesuksesan, tetapi juga menjadi warisan yang terus memberi manfaat meskipun seseorang telah tiada.
Untuk memperkuat pesannya, beliau mengutip sebuah syair Arab:
أخو العلم حيٌّ خالدٌ بعد موته
وأوصاله تحت التراب رميمُ
وذو الجهل ميتٌ وهو يمشي على الثرى
يُظنُّ من الأحياء وهو عديمُ
Syair tersebut bermakna, “Orang yang berilmu akan tetap hidup dan dikenang meskipun telah meninggal dunia, walaupun jasadnya telah hancur menjadi tanah. Sebaliknya, orang yang tidak berilmu laksana orang mati meskipun masih berjalan di atas bumi. Ia disangka hidup, padahal kehidupannya tidak memberi manfaat.”
Beliau menjelaskan bahwa ilmu yang dipelajari dan diamalkan akan menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat kepada orang lain. Melalui ilmu, seseorang dapat berkarya, berbagi pengetahuan, serta meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus dikenang sepanjang masa.
Pesan tersebut selaras dengan firman Allah Swt. dalam Surah Al-Mujādalah ayat 11:
“…Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat…” (QS. Al-Mujādalah: 11).
Ayat tersebut menunjukkan bahwa Islam memberikan kedudukan yang mulia kepada orang-orang yang beriman dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Kemuliaan itu tidak hanya terlihat dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari manfaat ilmu yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, para siswa diajak untuk memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya, rajin membaca, menghormati guru, serta terus berusaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
Melalui amanat tersebut, Dwi berharap seluruh peserta didik memiliki semangat belajar yang tinggi serta menjadikan ilmu sebagai jalan untuk meraih masa depan yang gemilang. Ilmu yang disertai keimanan, diamalkan dengan sungguh-sungguh, dan diwujudkan dalam akhlak yang baik akan mengangkat derajat seseorang di sisi Allah Swt. sekaligus menjadikannya pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. D






