Ada Miniatur Masjid Biru Palestina di Peringatan Hari Santri Nasional MIN 1 Kebumen
Hari Santri Nasional Tahun 2023

Kebumen_Peringatan Hari Santri Nasional di MIN 1 Kebumen Tahun 2023 berlangsung meriah. Ahad (22/10/2023), seluruh kelas di madrasah ibtidaiyah kebanggaan masyarakat Kebumen menunjukkan semangat, kekompakan dan kreatifitas masing-masing dalam memeriahkan Hari Santri Nasional ke-9 ini.

Hj. Widyastuti selaku kepala madrasah mengatakan, tema dalam peringatan tahun ini adalah “Jihad Santri Jayakan Negeri”. “Jihad kalian adalah menguatkan iman, memperdalam ilmu dan memperbaiki diri”, kata Widyastuti saat menjadi pembina apel santri MIN 1 Kebumen.

“Santri harus menjadi contoh di masyarakat Memiliki sopan santun, tata krama, toleransi, dan rasa persaudaraan yang erat, serta peduli sesama”, imbuhnya.

Ia berharap agar Allah SWT. senantiasa memberi petunjuk, kekuatan, dan kesabaran dalam perjuangan sebagai santri.

Sementara itu, selepas apel di halaman madrasah dilangsungkan mujahadah pembacaan Shalawat Nariyah 4.444 kali oleh seluruh civitas akademika MIN 1 Kebumen di halaman tengah yang rindang. Nampak peserta mujahadah larut dalam pembacan shalawat ini.

Tidak ketinggalan lagu Hari Santri dan Syubbanul Wathon dinyanyikan bersama dengan lambaian dan kepalan tangan penuh semangat. Group Rebana Ar Rohmah MIN 1 Kebumen unjuk kebolehan membawakan dua lagu shalawat. Mujahadah disempurnakan dengan doa bersama untuk negeri yang diimami H. Khas Khasol Khaq.

Menjelang siang, seluruh peserta didik berkumpul kembali di halaman madrasah bersiap melakukan pawai keliling desa. Di barisan terdepan, Drumband MIN 1 Kebumen dengan gegap gempita menunjukkan performa yang apik sebagai pembuka iring-iringan. Berbagai slogan Islami yang menggugah semangat keislaman dibawa oleh ratusan anak santri. Di antara para peserta, terlihat perwakilan kelas 6C menggotong miniatur Masjid Kubah Sakhra Palestina. Miniatur ini merupakan olah kreatif yang dibuat bersama oleh peserta didik dan orang tua wali.

Menurut Hikmah Sholawati guru kelas 6C, kelasnya membuat miniatur Masjid tersebut untuk menggugah simpati para santri terhadap konflik kemanusian yang sedang terjadi di Palestina.




Artikel Terkait

Facebook Comment